Jumat, 17 Mei 2013

Potensi Wisata Budaya di Kalimantan Tengah

Wisata Budaya yang terdapat di Provinsi Kalimantan Tengah antara lain :
1. Kabupaten Sukamara, Masyarakat Sukamara merupakan masyarakat yang sangat menghargai seni budaya, ini dibuktikan dengan terdapatnya keragaman budaya yang dimiliki, hal ini juga dikarenakan rakyatnya yang multi etnis, sehingga memperkaya khasanah budaya setempat. Adapun seni-seni budaya tersebut adalah:
- Pantun Seloka, - Barongsai, - Seni Kasidah/Rabana, - Tari Japen, - Hadrah, - Doa Kasah/Tolak Bala, - Meayun Anak/Pemberian Nama Bayi, - Pawai Lampian (Tanglung), - Pencak Silat, - Klotok Hias/Kapal Hias, - Adat Perkawinan, - Babolin, - Berayah, - Adat Mandi 7 bulan bagi wanita hamil, - Bagondang.
2. Kabupaten Lamandau, Objek Wisata Budaya yang ada di Kabupaten Lamandau adalah : a. Rumah Betang Ojung Batu, terletak di Kecamatan Bulik b. Batu Batungkat, terletak di kecamatan Delang c. Tarian Pagar Ruyung, terletak di kecamatan Delang d. Rumah Betang Dinding Tambi, terletak di kecamatan Lamandau e. Rumah Betang Tangga batu, terletak di kecamatan Lamandau.
3. Kabupaten Gunung Mas, Obyek wissata yang ada di Kabupaten Gunung Mas Meliputi: - Tiwah, Upacara Tiwah atau Tiwah Lale atau Magah Salumpuk liau Uluh Matei ialah upacara sakral terbesar untuk mengantarkan jiwa atau roh manusia yang telah meninggal dunia menuju tempat yang dituju yaitu Lewu Tatau Dia Rumpang Tulang, Rundung Raja Dia Kamalesu Uhate, Lewu Tatau Habaras Bulau, Habusung Hintan, Hakarangan Lamiang atau Lewu Liau yang letaknya di langit ke tujuh. - Situs Tambun Bungai, Situs ini terletak di Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah. kabupaten Gunung Mas. Lokasi tersebut hanya berjarak 9,2 km dari Kota Kuala Kurun sehingga dapat ditempuh oleh segala jenis kendaraan dengan kondisi jalan yang sudah beraspal. - Rumah Betang Toyoi/Betang Tumbang Malahoi, Rumah Betang Toyoi merupakan objek wisata budaya yang terletak di desa Malahoi, kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Betang ini merupakan rumah peninggalan Almarhum Panjat Bin Toyoi yang dibangun pada tahun 1894-1901 dan menempati areal 1 hektar . Untuk mencapai Betang Toyoi ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui jalan darat, dengan jarak tempuh 73,1 km dari Kota Kuala Kurun. Dikelola oleh keluarga keturunan yang menghuni betang tersebut, karena betang ini telah masuk dalam kategori cagar wisata budaya maka pemerintah juga ikut membantu dalam pemeliharaan. - Rumah Betang Temanggung Singa Kenting/Betang Tumbang Korik, Rumah Betang Temanggung Singa Kenting ini merupakan Betang peninggalan Suku Dayak Ot Danum yang merupakan asli pedalaman di Hulu Sungai Kahayan. Betang tersebut berada di Desa Tumbang Korik Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas dan diperkirakan dibangun pada awal abad ke-19. Kawasan Betang ini menempati areal seluas 1 hektar dengan kelerengan mencapai 5% hingga 20%. Untuk mencapai Betang Toyoi ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui jalan darat, dengan jarak tempuh 93,27 km dari Kota Kuala Kurun s/d Tumbang Miri, kemudian dilanjutkan mengunakan ferry penyebrangan melewati sungai kahayan menuju Desa Tumbang Korik., - Rumah Betang Damang Batu, Obyek wisata Budaya ini berupa bangunan rumah orang-orang suku Dayak jaman dahulu yang tinggal di pedalaman Sungai Kahayan.Obyek wisata Betang Damang Batu ini berada di desa Tumbang Anoi, kecamatan Damang Batu Kabupaten Gunung Mas. Dari Kuala Kurun kita dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun dengan roda empat menuju Tumbang Marikoi dengan jarak tempuh 69,3 km. Kondisi jalan masih dalam pembenahan. Dari Tumbang Marikoi kemudian dilanjutkan menggunakan kelotok berpenumpang 5 orang menyusuri Sungai Kahayan menuju Desa Tumbang Anoi dengan jarak tempuh 22 km atau sekitar 2 jam.
4. Kabupaten Barito Utara, obyek wisata budaya yang tersebar di wilayah Kabupaten Barito Utara antara lain : - Rumah Betang Tambau, Keindahan alam bernuansa khas perdesaan dengan tampilan rumah adat etnik Dayak yakni Betang Tambau juga dapat dengan mudah dinikmati, seraya menghirup udara segar dengan kicauan beragam jenis burung serta gemericik kesejukan sumber mata air. - tarian etnik Dayak, Tari-tarian ini sudah cukup populer karena telah diangkat dalam bentuk sebuah festival, sehingga setiap orang bisa berpartisipasi di dalamnya. Wisatawan dapat dengan mudah menyaksikan permainan ini karena seringkali ditampilkan pada berbagai event perayaan, seperti perayaan pembukaan eksibisi/pameran, usai pesta perkawinan, menghormati tamu-tamu penting, serta pada peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus setiap tahun.
5. Kabupaten Seruyan, sektor Wisata Kebudayaan Suku Dayak yang berada di Kabupaten Seruyan yaitu : - Ritual Upacara Keagamaan Tiwah di Kecamatan Danau Sembuluh ( Desa Bangkal), Kecamatan Seruyan Tengah dan Kecamatan Seruyan Hulu. - Sanadung ( Tempat penyimpanan tulang-tulang orang yang sudah meninggal), - Sepundu ( Patung) timbal bagi arwah orang yang sudah meninggal dari suku dayak.
6. Kabupaten Kotawaringin Barat, Wisata Budaya yang terdapat di Kotawaringin Barat antara lain : a). Istana kuning b). Mesjid dan Makam Kyai Gede c). Astana Al Nursari d). Rumah Adat Dayak Pasir Panjang e). Tari Tarian diantaranya : Tarian Pandan dari Pedaleman Dayak, Tarian Begondang adat menerima tamu Kehormatan, Tarian Manunggal yaitu tarian menanam padi secara bergotong royong, Tarian Kipas Dayung, dari Dayak Kotawaringin Barat f). Kesenian Lainnya antara Lain : Rebana, Tirik, Hadra, Japen, Pantun Seloka, Pantun Berudah, Gedang Parang, Ketoprak Jawa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar